Bos Bursa Nilai 3 Paslon Dukung Pasar Modal

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Bursa menilai visi-misi 3 Pasangan Calon (Paslon) Presiden 2024-2029 mendukung pertumbuhan pasar modal kedepan.  

Hal itu disampaikan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman kepada media, Rabu (7/2/2024).

“Tiga-tiganya (Red - Paslon) punya tim yang ngerti  pasar modal,” kata dia.

Seperti diketahui, Paslon 01 (AMIN) menawarkan 8 pogram untuk menciptakan investor dan pelaku pasar modal yang  aman nyaman.

Rinciannya :

  1. Perlindungan investor melalui penegakan hukum di pasar modal dan sektor keuangan, termasuk sanksi berat kepada oknum dibalik pinjaman online ilegal, investasi bodong, asuransi ilegal, dan produk ilegal lainnya.
  2. Perluasan basis investor dengan memfasilitasi Gen-Z dan Milenial untuk mendapatkan manfaat berinvestasi di pasar modal, termasuk melalui aktivitas edukasi, promosi, dan memfasilitasi hadirnya produk investasi yang sesuai.
  3. Pemberian insentif fiskal dan non-fiskal, untuk menstimulus pertumbuhan sektor keuangan khususnya pasar modal, asuransi, sukuk, dan reksadana.
  4. Penyesuaian regulasi dalam bidang investasi guna memberikan fleksibilitas bagi institusi Pemerintah dan institusi terafiliasi dengan Pemerintah untuk berinvestasi di bursa efek.
  5. Menjaga agar tingkat inflasi rendah dan stabil, serta suku bunga perbankan yang kompetitif, untuk menggerakkan sektor riil dan menstimulus pertumbuhan pasar modal dan sektor keuangan.
  6. Penguatan literasi keuangan masyarakat, melalui kolaborasi antara Pemerintah, Dunia Usaha, dan Dunia Pendidikan.
  7. Penyusunan regulasi sektor keuangan akan melibatkan para pelaku pasar, untuk memastikan kebijakan yang relevan dan optimal.
  8. Pemberian sanksi tegas bagi pelanggar regulasi di sektor keuangan dan pasar modal.

Sedangkan Paslon 02, Prabowo-Gibran akan mewujudkan masyarakat investasi dari masyarakat menabung, employee providence fund, menargetkan kapitalisasi pasar 80 persen dari GDP, meningkatkan porsi emiten dari perusahaan skala kecil menengah dan syariah, menciptakan praktik terbaik pasar modal dengan penguatan fungsi pengawasan otoritas.

Caranya, memperkuat infrastruktur pasar keuangan contohnya mengoptimalkan adopsi teknologi dalam proses Know Your Customer (KYC) admin, integrasi RDN dan SRE dan penyederhaan proses penawaran umum EBUS.

Paslon 02 juga menawarkan optimalisasi koordinasi  dengan pihak-pihak eksternal, seperti; SRO, aparat penegak hukum, kementerian/lembaga lain seperti Kemenkeu, Kemenkumham dan Kemenkoninfo terutama terkait kebijakan perpajakan, kebijakan investasi hingga stabilitas pasar keuangan.

Sedangkan Paslon 03, Ganjar- Mahfud (GAMA), mendorong pertumbuhan pasar modal akan semakin kuat karena selaras dengan peluang yang lahir dari program-program percepatan pembangunan dan upaya-upaya mewujudkan lingkungan hidup berkelanjutan salah satunya melalui transisi energy baru terbarukan.

Paslon 03 juga akan mendorong kehadiran negara untuk menjamin kepastian hukum di dalam pasar modal dan mendorong literasi keuangan.

Selain itu, keniscayaan digitalisasi tidak hanya menawarkan efisiensi tapi juga ancaman, sehingga perlu ada kesiapan keamanan digital yang tangguh.