ANALIS MARKET (28/2/2024) : IHSG Diproyeksi Bergerak di Support Area 7250-7270

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, NASDAQ memimpin penguatan bursa saham utama AS yang rata-rata flat, dengan naik 0.4% seiring para investor kembali mengincar saham-saham Teknologi yang tengah terdepresiasi, terbantu pula oleh sentiment positif dari sector retail seperti Macy’s and Lowe’s yang melaporkan kinerja kuartalan lebih baik dari ekspektasi, menjelang laporan Inflasi penting di pekan ini.

AS melaporkan INDIKATOR EKONOMI penting, yakni Consumer Confidence yang jatuh ke angka 106.7 untuk bulan Feb, dari 110.9 pada bulan sebelumnya; merupakan titik terendah 3 bulan, dengan Inflasi sebagai biang keladi yang memberatkan keyakinan konsumen.

Sementara itu, Durable Goods Orders juga turun lebih besar dari yang diantisipasi pada bulan Jan, akibat anjloknya reservasi bagi maskapai penerbangan komersial, yang tergerus 6.1% bulan lalu.

Kedua data ekonomi tersebut keluar setelah dua pejabat The Fed menyuarakan nada yang sama untuk tidak terburu-buru merencanakan pemotongan suku bunga, berhubung bahaya Inflasi belum sepenuhnya pudar.

Adapun peluang pivot 25 bps oleh Federal Reserve bisa diwujudkan pada FOMC Meeting bulan Juni nanti berada pada 59.1%, sudah turun dari kondisi hampir pasti di akhir Januari lalu, seperti disurvey oleh CME Group FedWatch Tool. Laporan ekonomi berikutnya pekan ini yang akan lebih memberikan kejelasan bagi bank sentral adalah estimasi kedua dari US GDP kuartal 4, Initial Jobless Claims mingguan, dan aktivitas manufaktur.

KOMODITAS: Di sektor lain, sektor Energi juga tergelincir disebabkan oleh pelemahan beberapa saham terkait, walaupun harga MINYAK naik menyusul laporan dari Reuters yang menyebutkan bahwa OPEC+ mempertimbangkan untuk meneruskan pemangkasan produksi di kuartal 2. Seperti diketahui, sejak November tahun lalu OPEC+ telah melakukan pemangkasan produksi sukarela sekitar 2.2 juta barrel per hari pada kuartal pertama tahun ini, walau kesepakatan di antara anggota OPEC+ sendiri sempat diwarnai perdebatan atas ide pembatasan output ini. Nanti malam juga akan dimonitor angka persediaan Minyak Mentah AS yang diperkirakan akan drop 50% dari bulan sebelumnya berhubung US refinery sedang dalam proses maintenance / overhaul.

MARKET EROPA: Di Jerman, GfK German Consumer Climate naik ke level -29 untuk antisipasi bulan Maret (sesuai ekspektasi market), rebound dari dari -29.6 di posisi Feb yang merupakan titik terendah 11 bulan. Dari Eurozone, laporan Consumer Confidence (Feb) juga akan dipantau hari ini di mana belum akan beranjak jauh dari posisi negative 16.1 di bulan sebelumnya.

IHSG kali kedua mencobai Support MA20 sekaligus lower channel dari Uptrend yang terbentuk sejak bottom November lalu. Walau posisi penutupan relative aman di atas Support 7250-7260 namun untuk lebih memastikan trend naik ini tetap intact, maka seyogyanya IHSG harus segera berada kembali di atas MA10 / 7305. Terdeteksi Foreign Net Sell sebesar IDR 1.18 triliun (all market) kemarin, menggerus posisi YTD asing menjadi IDR 20.24 triliun untuk tahun ini.

Menyikapi kondisi tersebut, analis NH Korindo Sekuritas perlu mengingatkan para investor / trader untuk semakin bijak me-manage penempatan portfolio seraya WAIT & SEE memperhatikan ke mana animo market bergerak.

“IHSG berpotensi bergerak di support area 7250-7270,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset Rabu (28/2).