ANALIS MARKET (23/2/2024) : IHSG Diperkirakan Melanjutkan Tren Kenaikannya

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (22/2), IHSG ditutup melemah -0,13% ke level 7.339,64.

Asing mencatatkan net sell sebesar 253.07 miliar (all market) dan net sell sebesar 412.52 miliar (RG market).

5 saham yang mencatat net buy asing teratas adalah ISAT (121,7 miliar), ACES (42,0 miliar), JSMR (32,4 miliar), ADRO (31,0 miliar), & MEDC (23,5 miliar).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat net sell asing teratas adalah BMRI (324.0 miliar), BBRI (151.0 miliar), BBCA (98.4 miliar), ASII (53.5 miliar), BBNI (53.5 miliar).

Secara teknikal, IHSG ditutup negatif dan masih sideways.

Indikator dari stochastic masih bullish, histogram MACD bergerak positif (garis bullish) dan volume meningkat.

Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup menguat (DJI +1.18%, GSPC +2,11%, IXIC +2,96%). EIDO ditutup +0,57% lebih tinggi.

Kenaikan tersebut didukung oleh optimisme yang didorong oleh AI menyusul optimisme pendapatan raksasa chip Nvidia.

Nvidia melonjak lebih dari 15% menjadi $777,34, mendorong kapitalisasi pasarnya melampaui $1,9 triliun setelah mengalahkan ekspektasi kuartalan.

Kinerja ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap AI dan permintaan akan chip khususnya.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, untuk skenario bearish: Jika IHSG kembali bergerak bearish, diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.277 -7.286.

Skenario Bullish: Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menembus resistance 7.370 -7.393.

“Indeks hari ini diperkirakan akan melanjutkan tren kenaikannya untuk menguji resistance terdekat. Hari ini ada rilis uang beredar M2 periode Januari (Sebelumnya 3,5%),” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Jumat (23/2).