ANALIS MARKET (23/2/2024) : IHSG Berpotensi Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup menguat pada Kamis (22/2): Dow +1.18%, S&P500 +2.11%, Nasdaq +2.96%. Pasar AS menguat setelah ledakan pendapatan NVDA memperkuat optimisme pasar akan AI ke depannya. Yield UST 10Y turun - 0.010bps (-0.23%) ke level 4.31% dan USD Index turun -0.04% ke level 103.9.

Pasar komoditas terpantau bergerak mixed: minyak naik +0.46% ke level USD 78.3/bbl, batu bara +0.0% di level USD 119.4/ton, nikel menguat +3.24% ke level USD 17,397/ton dan CPO melemah -0.72% ke level MYR 3,840. Sedangkan harga emas terpantau melemah -0.18% ke level USD 2,031/toz.

Bursa Asia pada Kamis (22/2) ditutup mayoritas menguat: Nikkei +2.19%, Hang Seng +1.45%, sedangkan Shanghai +1.27, lalu EIDO naik +0.53%. IHSG ditutup -0.13% ke level 7,339.6 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar IDR 253.1 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 412.5 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar IDR 159.4 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BMRI (IDR 324 miliar), BBRI (IDR 151 miliar), dan BBCA (IDR 98.4 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh ISAT (IDR 121.7 miliar), ACES (IDR 41.9 miliar), dan JSMR (IDR 32.4 miliar). Top leading movers emiten AMMN, BREN, ISAT, sementara top lagging movers emiten BMRI, TLKM, BBCA.

Diperdagangan Jumat (23/2) pagi ini, Nikkei tutup dan KOSPI dibuka menguat +0.63%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak menguat, seiring dengan sentimen global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (23/2).