ANALIS MARKET (12/2/2024) : IHSG Diperkirakan Berfluktuasi dengan Peluang Kenaikan yang Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, selama sepekan terakhir, IHSG ditutup melemah -0,17% ke level 7.235,15.

Asing mencatatkan net buy sebesar 1,43 triliun (all market) dan net buy sebesar 1,29 triliun (RG market).

5 saham yang mencatat net buy asing teratas adalah BBRI (355.9 miliar), BMRI (268.1 miliar), BBCA (265.8 miliar), TLKM (104.8 miliar), & BBNI (68.1 miliar).

Sementara itu, 5 besar saham yang mencatat net seller asing adalah GOTO (15.5 miliar), FILM (14.2 miliar), CPIN (9.8 miliar), ISAT (9.5 miliar), MYOR (8.7 miliar).

Secara teknikal analis, IHSG ditutup negatif dengan candle bearish. Indikator stochastic bearish, histogram MACD bergerak ke arah positif (garis miring) dan volume netral.

Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup beragam (DJI -0.14% , GSPC +0,57%, IXIC +1,25%).

EIDO ditutup menguat sebesar +0.67%. Saat investor menilai revisi CPI AS dan jalur masa depan The Fed, dan sesi pendapatan minggu ketiga akan segera berakhir.

Revisi benchmark yang biasa dilakukan dari BLS menunjukkan CPI meningkat 0,2% bulan ke bulan di bulan Desember.

Angka-angka tersebut mengkonfirmasi proses disinflasi tahun lalu, dan tidak menunjukkan kejutan besar dalam data.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, untuk Skenario Bearish: Jika kembali bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.162 -7.180.

Skenario Bullish: Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menuju resistan 7.268 -7.277.

“Indeks hari ini diperkirakan akan berfluktuasi dengan peluang kenaikan yang terbatas,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Senin (12/2).