Saham|LEAD|saham baru|kinerja perusahaan|aksi korporasi|PT Logindo Samudramakmur Tbk|PMTHMETD|utang perusahaan|Debt Equity Swap
Oleh: Yuanyta

foto: istimewa
Pasardana.id - Emiten yang bergerak dalam bidang pelayaran dengan fokus pada kapal penunjang kegiatan angkutan lepas pantai bagi industri, PT Logindo Samudramakmur Tbk (IDX: LEAD) menyampaikan rencana penerbitan saham baru lewat aksi Pelaksanaan Penanaman Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
Jumlah saham yang akan diterbitkan dalam rencana PMTHMETD yaitu sejumlah 1.75 miliar lembar saham, masing-masing bernilai nominal Rp 25, yang merepresentasikan sebanyak-banyaknya 30,17% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah pelaksanaan PMTHMETD, sebut Denny Haryanto selaku Corporate Secretary LEAD dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (08/10).
Lebih lanjut disebutkan, sehubungan dengan PMTHMETD ini, Perseroan telah menerima manfaat berupa uang dalam bentuk pinjaman di masa lalu, dan saat ini Perseroan berencana untuk melakukan pembayaran atas sebagian utangnya tersebut melalui DES (Debt Equity Swap konversi utang menjadi saham baru dalam Perseroan).
Dengan dilakukannya pembayaran utang Perseroan melalui penerbitan saham baru dalam Perseroan (DES), untuk diambil bagian oleh OCP Asia Fund IV (SF 1) Pte. Limited (OCP IV), OCP Asia Fund V (SF 1) Pte. Limited (OCP V) dan PT Jalan Terang Samudra (JTS), maka struktur Permodalan Perseroan akan membaik dan dapat mendukung perkembangan Perseroan di masa mendatang.
Secara khusus, pelaksanaan PMTHMETD memberikan solusi pembayaran kewajiban Perseroan dan dapat memperbaiki kondisi likuiditas Perseroan, sebut Denny Haryanto.
Selain hal tersebut, Perseroan juga akan menerima dampak positif berupa perbaikan;
Sehubungan dengan rencana PMTHMETD ini, Perseroan tidak memerlukan persetujuan dari pihak ketiga berdasarkan perjanjian-perjanjian dimana Perseroan masuk sebagai pihak didalamnya.
Namun demikian, Perseroan tetap perlu memperoleh persetujuan dari RUPSLB pada tanggal 14 November 2024 dan persetujuan dari atau pemberitahuan kepada Menkumham sebagaimana dipersyaratkan dalam UUPT dan Anggaran Dasar Perseroan.
Diketahui, berdasarkan Laporan Keuangan, modal kerja bersih Perseroan adalah negatif USD 3.022.645, dengan total liabilitas Perseroan adalah sebesar USD 102.600.369, sedangkan total aset Perseroan adalah sebesar USD 126.151.781, sehingga persentase jumlah liabilitas Perseroan terhadap aset Perseroan adalah sebesar 81,33% (delapan puluh satu koma tiga puluh tiga persen), dimana persentase jumlah liabilitas tersebut melebihi 80% (delapan puluh persen) dari total aset sebagaimana disyaratkan dalam POJK 14/2019.