Indeks Kospi Turun 0,07 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 1,84 poin, atau sekitar 0,07 persen, pada Selasa (30/1/2024), menjadi 2.498,81.

Volume perdagangan moderat mencapai 476,1 juta saham senilai 8,63 triliun won atau sekitar US$6,49 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 493 berbanding 385.

Angka indeks turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor. “Sentimen pasar terpengaruh kehati-hatian para investor jelang berlangsungnya pertemuan Federal Open Market Committee,” jelas Kim Seok-Hwan, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan ritel total melepas saham senilai 197 miliar won, sedangkan investor institusi meraup saham senilai 191 miliar won.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing merosot 2,86 persen dan 1,50 persen. Saham perusahaan minyak SK Innovation dan perusahaan utilitas Korea Electric Power masing-masing anjlok 2,91 persen dan 1,61 persen.

Saham perusahaan keuangan KB Financial naik 0,54 persen. Saham perusahaan baja POSCO Holdings melonjak 1,30 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 6,30 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.329,40 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 21,80 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 7.600,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan Filipina dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 52,83 poin, atau sekitar 1,83 persen, menjadi 2.830,53. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 373,79 poin, atau sekitar 2,32 persen, menjadi 15.703,45.