IHSG|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ivan

Pasardana.id Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (23/1), IHSG ditutup menguat 8,30 poin (+0,11%) ke level 7.256,23.
IHSG berhasil ditutup menguat pasca melemah pada sesi pertama perdagangan.
Dari eksternal, Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga acuan di level -0,1%.
Dari internal, Laporan Survei Perbankan Indonesia (Q4-23) mencatat SBT penyaluran kredit baru sebesar 96,1%, lebih tinggi dibandingkan 95,4% pada triwulan sebelumnya.
Sedangkan penyaluran kredit baru (Q1-24) diprakirakan melambat dengan SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 44,6%.
Sementara itu, Wall Street tadi malam di tutup variatif, tercermin dari DJIA (-0,25%), S&P 500 (+0,29%), dan Nasdaq (+0,43%).
Saham-saham di AS berakhir bervariasi pada hari Selasa (23/1) karena investor mencerna laporan pendapatan perusahaan terbaru.
United Airlines menguat +5,3% seiring hasil yang optimis meskipun perusahaan memperkirakan kerugian pada Q1-2024 setelah larangan terbang 737 Max.
Verizon (+6,7%), mencapai level tertinggi 52 minggu di $42,23, setelah pendapatannya mengalahkan perkiraan.
Selain itu, Alibaba melonjak +7,8% setelah peraturan baru-baru ini menunjukkan bahwa pendiri Jack Ma dan Joe Tsai membeli saham perusahaan senilai lebih dari $200 juta.
Sebaliknya, 3M anjlok -11% disebabkan panduan laba dan penjualan setahun penuh perusahaan tersebut jauh di bawah perkiraan.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed , sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Rabu (24/1).