ANALIS MARKET (10/4/2023) : IHSG Diperkirakan Kembali Bergerak Sideways dengan Potensi Penguatan Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan sebelumnya (06/4), IHSG ditutup melemah -0,39% ke level 6.792,77.

Pelaku asing mencatatkan net buy sebesar Rp646,57 miliar (semua pasar).

5 saham yang mencatat pembelian bersih (net buy) asing teratas, adalah; BBRI (305,7M), TLKM (258,9M), BBCA (141,7B), BBNI (98,3B) & ANTM (76,4B).

Adapun top 5 saham yang mencatat net seller asing, seperti; GOTO (162.3B), ASII (115,7B), UNTR (41,9B), ADRO (24,0B), & PGAS (16.7B).

Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup lebih tinggi (DJI +0,01%, GSPC +0,36%, IXIC +0,76%).

EIDO ditutup +0,77%. Karena investor menunggu data pekerjaan baru dirilis minggu ini menyusul tanda-tanda baru-baru ini tentang perlambatan ekonomi.

Sementara itu, secara teknikal analis, IHSG berhasil ditutup dengan bearish candle dan membentuk pola double top.

Indikator Stokastik bearish, histogram MACD bergerak positif (garis bullish) dan volume meningkat.

Jika bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan melemah hingga kisaran dukungan 6.708 – 6.760.

Jika JCI mampu bergerak bullish, ada peluang bagi IHSG untuk menuju ke atas resistance di kisaran 6.816 – 6.832.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini diperkirakan kembali bergerak sideways dengan potensi penguatan terbatas,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Senin (10/4).