IHSG|analisa market|Kiwoom Sekuritas
Oleh: Ivan

Ilustrasi
Pasardana.id Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (21/2), IHSG ditutup melemah -0,31% ke level Rp 6.873,41.
Pelaku pasar asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 231,94 miliar (all market).
Adapun 5 saham yang mencatat beli bersih (net buy) asing teratas adalah; TLKM (79,6B), MDKA (75,2B), BBNI (62,1B), BBRI (32,2B) & BRPT (13.4B).
Sedangkan 5 saham yang mencatat net sell asing terbanyak, yaitu; BTPS (31.1B), HMSP (27.8B), ESSA (25,0M), BUMI (25,0M) & BBCA (24,1M).
Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah (DJI -2,06%, GSPC -2,00%, IXIC -2,50%).
EIDO ditutup turun -0,47%. Karena investor tetap berhati-hati tentang prospek bahwa Federal Reserve harus menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk menjinakkan inflasi.
Sementara itu, secara teknikal analis, kemarin (21/2), IHSG ditutup melemah dengan bearish candle.
Indikator Stochastic bearish , MACD histogram negatif (dead line cross) dan volumenya menurun.
Jika bergerak bearish , IHSG diperkirakan akan melemah hingga kisaran support 6.815 6.835.
Jika IHSG mampu bergerak bullish , ada peluang bagi IHSG untuk menuju resistance pada kisaran 6.910 6.923.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak melemah menuju support terdekat, sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Rabu (22/2).