IHSG|analisa market|Kiwoom Sekuritas
Oleh: Ivan

Istimewa
Pasardana.id Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (15/2), IHSG ditutup turun -0,39% ke level 6.914,54.
Pelaku pasar asing tercatat net sell Rp 387,26 miliar (all market).
Adapun 5 saham yang mencatat beli bersih asing teratas adalah BBRI (110,9 miliar), BBNI (49,5M), ADRO (23,0M), SIDO (14,0M) & INKP (11.1B).
Sedangkan 5 saham yang mencatat net sell asing terbanyak, yaitu BMRI (141,0B), BBCA (88,9B), GOTO (87.4B), TLKM (71.8B) & ASII (67.6B).
Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup lebih tinggi (DJI +0,11%, GSPC +0,28%, IXIC +0,92%).
EIDO ditutup -0,47%. Investor mencermati data penjualan ritel Januari dan data inflasi dan tetap berhati-hati tentang kenaikan suku bunga yang berkepanjangan.
Sementara itu, secara teknikal analis, IHSG ditutup melemah dengan bearish candle.
Indikator Stochastic bullish , histogram MACD bergerak positif tetapi jatuh (garis datar) dan volumenya menurun.
Jika bergerak bearish , IHSG diperkirakan akan melemah hingga support di kisaran 6.854 6.872.
Jika IHSG mampu bergerak bullish , ada peluang bagi IHSG untuk menuju resistance pada kisaran 6.941 6.961.
Adapun pada hari ini (16/2), ada pengumuman suku bunga BI, yaitu diharapkan tetap di 5,75% dan rilis data pertumbuhan kredit (Prev. 11,35%).
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak lebih tinggi ke resistensi terdekat, sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Kamis (16/2).