IHSG|analisa market|Kiwoom Sekuritas
Oleh: Ivan

Pasardana.id Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (14/2), IHSG ditutup naik +0.60% ke level 6.941,86.
Pelaku pasar asing tercatat net buy sebesar Rp 266,55 miliar (all market).
Adapun 5 saham yang mencatat beli bersih (net buy) asing teratas adalah; BBRI (265,6B), BBCA (194.6B), BBNI (48.4B), UNTR (23.1B) & AKRA (22.3B).
Sedangkan 5 saham yang mencatat net sell asing terbanyak, yaitu; GOTO (120.4B), ARTO (36.3B), CPIN (19.0B), ISAT (16.0B) & UNVR (14.9B).
Di sisi lain, semalam (14/2), Indeks utama Wall Street ditutup beragam (DJI -0,46%, GSPC -0,03%, IXIC +0,57%).
EIDO ditutup naik +0,51%. Investor telah melihat data inflasi terbaru AS dan menilai kembali prospek kebijakan moneter.
Sementara itu, secara teknikal analis, IHSG ditutup menguat dengan bullish candle.
Indikator Stochastic bullish , histogram MACD bergerak positif (garis bullish) dan volume menurun.
Jika bergerak bearish , diharapkan IHSG melemah hingga support di kisaran 6.900 6.915.
Jika IHSG mampu bergerak bullish , ada peluang bagi IHSG untuk menuju resistance di kisaran 6.987 7.016.
Adapun pada hari ini (15/2), ada rilis data neraca perdagangan Indonesia yaitu diperkirakan akan kembali surplus (Sebelumnya $3,89B vs Kontra. $3,35B & Fcst. $3,1 miliar).
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini mencoba menguji resistensi terdekat dan setelah itu gerakannya diharapkan rebound , sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Rabu (15/2).