Wall Street Melemah Dipicu Merosotnya Saham Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Senin (4/12/2023) dipicu merosotnya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 41,06 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 36.204,44. Indeks S&P 500 melemah 24,85 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 4.569,78. Indeks komposit Nasdaq merosot 119,54 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 14.185,49.

Saham sektor teknologi merosot dipicu peningkatan imbal hasil obligasi AS. Saham Microsoft, Apple, Nvidia, dan Amazon turun sekitar 1 persen.

Sentimen pasar juga terpengaruh mencuatnya kekhawatiran peningkatan tensi di Jalur Gaza setelah terjadi serangan terhadap tiga kapal komersial di selatan Laut Merah.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Januari 2024 turun 2,3 persen menjadi US$2.042,20 per ons. Indeks dolar AS naik 0,5 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,1 persen, seiring merosotnya saham sektor pertambangan dan energi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 16,39 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 7.512,96. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 7,24 poin menjadi 16.404,76.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 37,50 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 10.178,30. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 13,56 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 7.332,59.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2686 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,6 persen menjadi 1,1646 euro per pound.