ANALIS MARKET (04/12/2023) : IHSG Diperkirakan Masih Volatil dengan Peluang Terbatas untuk Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan sebelumnya, Jumat (01/12), IHSG ditutup melemah -0,29% ke level 7.059,91.

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp214,05 miliar (semua pasar) dan net buy Rp90,55 miliar (pasar RG).

Saham-saham yang menjadi top 5 net buy asing adalah ASII (289,5B), GOTO (145,4B), TLKM (83,8B), BBRI (53,3B), &; BMRI (38.0B).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat net sell asing terbanyak adalah AMMN (292,5 miliar), ICBP (33,7 miliar), INCO (28,7 miliar), BBNI (27,2 miliar), INKP (22,2 miliar).

Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup menguat (DJI +0.82%, GSPC +0,59%, IXIC +0,55%).

EIDO ditutup menguat +1,10%. Powell menolak ekspektasi pasar akan penurunan suku bunga, namun menekankan bahwa kebijakan moneter memang demikian restriktif yang “cukup” sehingga membuat pasar percaya bahwa The Fed mungkin telah menyelesaikan kenaikan suku bunganya.

Sebelumnya, data ISM menunjukkan aktivitas pabrik AS berkontraksi lebih dari yang diharapkan.

Sementara itu, diperdagangan Jumat (01/12), IHSG ditutup melemah dengan candle bearish.

Dalam jangka pendek, indeks masih dalam tren naik.

Indikator stokastik buntu, histogram MACD bergerak positif (garis bullish) dan volume meningkat.

Jika kembali bergerak bearish, maka IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 6.986 – 7.022.

Jika IHSG mampu bergerak bullish, maka IHSG akan berpeluang menuju resistance 7.083 – 7.109.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Indeks hari ini diperkirakan masih volatil dengan peluang terbatas untuk menguat,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Senin (04/12).