ANALIS MARKET (28/11/2023) : IHSG Berpotensi Kembali Naik

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup mixed pada Senin (27/11); Dow Jones -0.16%, S&P 500 - 0.20%, dan Nasdaq -0.07%. Investor memantau dampak promosi ‘Cyber Monday’, khususnya pada saham-saham e-commerce, termasuk Amazon dan Shopify. Yield UST 10Y turun -1.86% (-0.083 bps) ke 4.389%, dan indeks USD turun -0.16% ke 103.2.

Pasar komoditas cenderung melemah pada Senin (27/11); Minyak WTI - 0.90% ke USD 74.86/bbl, batu bara -0.31% ke USD 127.5/ton, CPO -0.05% ke MYR 3,888, dan emas +0.47% ke USD 2,033.0/toz.

Bursa Asia ditutup melemah pada Senin (27/11): Kospi -0.70%, Nikkei -0.53%, Hang Seng -0.20%, dan Shanghai -0.30%. IHSG menutup sesi di level 7,013.4 (+0.05%), dengan net buy asing sebesar IDR 831.2 miliar; IDR 688.5 miliar di pasar reguler, dan IDR 142.7 miliar di pasar negosiasi. Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBNI (IDR 136.6 miliar), disusul ASII (IDR 106.6 miliar), dan FILM (IDR 88.3 miliar). Net sell asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (IDR 93,1 miliar), disusul BREN (IDR 25 miliar), dan INCO (IDR 17,3 miliar). Top leading mover adalah AMMN, TLKM, dan MBMA, sedangkan top lagging mover adalah DCII, BBRI, dan BREN.

Adapun Nikkei (+0.07%) dan Kospi (+0.64%) dibuka menguat diperdagangan Selasa (28/11) pagi ini.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG akan kembali menguat hari ini, didukung oleh sentimen positif dari pasar regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Selasa (28/11).