Wall Street Menguat Dipicu Melambungnya Saham Netflix dan Alphabet

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (20/1/2023) dipicu melambungnya saham Netflix dan Alphabet.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 330,93 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 33.375,49. Indeks S&P 500 melonjak 73,76 poin, atau sekitar 1,89 persen, menjadi 3.972,61. Indeks komposit Nasdaq melambung 288,17 poin, atau sekitar 2,66 persen, menjadi 11.140,43.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing turun 2,7 persen dan 0,66 persen, sedangkan indeks komposit Nasdaq naik 0,55 persen.

Saham Netflix melambung 8,46 persen setelah perusahaan penyedia layanan video streaming tersebut mengalami peningkatan jumlah pelanggan melampaui ekspektasi pada kuartal akhir tahun lalu dan Reed Hastings mengundurkan diri dari jabatan CEO.

Saham Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google melambung 5,34 persen dipicu persetujuan para investor terhadap langkah pemberhentian 12.000 karyawan dalam rangka efesiensi.

Indeks layanan komunikasi melambung 3,96 persen, menjadi sektor dengan penguatan terbesar dari 11 indeks utama S&P 500.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2023 naik 0,2 persen menjadi US$1.928,2 per ons. Indeks dolar AS turun 0,06 persen menjadi 101,99.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,4 persen, dipicu peningkatan saham sektor perjalanan dan ritel.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 23,30 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 7.770,59. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 113,20 poin, atau sekitar 0,76 persen, menjadi 15.033,56.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melonjak 121,60 poin, atau sekitar 1,38 persen, menjadi 8.914,70. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 44,12 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 6.995,99.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,26 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,236 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,29 persen menjadi 1,1403 euro per pound.