Wall Street Menguat Dipicu Peningkatan Saham Keuangan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (13/1/2023) dipicu peningkatan saham sektor keuangan.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 112,64 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 34.302,61. Indeks S&P 500 meningkat 15,92 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 3.999,09. Indeks komposit Nasdaq menguat 78,05 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 11.079,16.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing naik 2 persen, 2,7 persen, dan 4,8 persen.

Seluruh indeks utama S&P 500 berakhir di teritori positif, dengan indeks sektor perbankan melonjak 1,6 persen. Saham JP Morgan Chase, Bank of America, Wells Fargo, dan Citigroup masing-masing meningkat 2,5 persen, 2,2 persen, 3,28 persen, dan 1,69 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2023 naik 1,2 persen menjadi 1.921,7 per ons. Indeks dolar AS naik 0,15 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5 persen, dipicu peningkatan saham sektor perbankan. Indeks sektor perbankan menanjak 0,8 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 50,03 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 7.844,07. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 28,22 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 15.086,52.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 55,30 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 8.883,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 47,82 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 7023,50.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,217 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,1267 euro per pound.