ANALIS MARKET (22/9/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (21/9), IHSG ditutup melemah 8,63 poin (-0,12%) ke level 7.188,31. IHSG melemah sejalan dengan mayoritas bursa regional menyusul pelemahan Wall Street pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Di saat yang sama, The Fed diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunganya pada Kamis pekan ini.

Dari internal, investor sedang menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) terkait kebijakan suku bunganya yang berlangsung pada 21-22 September 2022.

Nilai tukar rupiah melemah 0,24% terhadap dollar AS menjadi Rp15.011 (JISDOR).

Sementara itu, Wall Street tadi malam (21/9), ditutup melemah disebabkan The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 bps ke kisaran 3%-3,25%.

Kenaikan tersebut merupakan kenaikan ketiga berturut-turut dan mendorong biaya pinjaman ke level tertinggi sejak 2008.

Di saat yang sama, perkiraan pertumbuhan PDB AS direvisi lebih rendah menjadi 0,2% tahun 2022, sebelumnya 1,7%.

Sedangkan, PDB AS tahun 2023 direvisi turun menjadi 1,2%, sebelumnya 1,7% pada outlook Juni.

Kemudian, inflasi yang diukur dengan PCE diperkirakan naik menjadi 5,4% tahun 2022 (5,2% outlook Juni) dan 2,8% pada tahun 2023 (vs 2,6%).

DJIA (-1,70%), S&P 500 (-1,71%), dan Nasdaq (- 1,79%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung melemah. Investor sedang menantikan hasil dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) terkait kebijakan suku bunganya,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (22/9/2022).