Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (4/8/2022) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melanjutkan peningkatan dari sesi sebelumnya.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 85,68 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 32.726,82. Indeks S&P 500 melemah 3,23 poin, atau sekitar 0,08 persen, menjadi 4.151,94. Indeks komposit Nasdaq naik 52,42 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 12.720,58.

Indeks komposit Nasdaq terdongkrak lonjakan saham Amazon dan Advanced Micro Devices (AMD), masing-masing melonjak 2,19 persen dan 5,93 persen.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 terbebani melemahnya saham sektor energi seiring merosotnya harga minyak dunia. Saham Exxon Mobil dan Chevron masing-masing terjun 4,21 persen dan 2,72 persen.

Perhatian para investor selanjutnya akan tertuju kepada laporan pekerjaan AS. Angka nonfarm payroll diperkirakan meningkat 250.000 bulan lalu, setelah sebelumnya naik 372.000 pada Juni.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman September 2022 naik 1,7 persen menjadi US$1.806,90 per ons. Indeks dolar AS turun 0,71 persen menjadi 105,627.

Bursa saham Eropa menguat pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,2 persen, dipicu peningkatan saham sektor keuangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 2,38 poin menjadi 7.448,06. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menanjak 75,12 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 13.662,68.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 19 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 8.161,10. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 41,33 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 6.513,39.

Nilai tukar poundsterling mengalami pelemahan usai Bank of England meningkatan suku bunga sebesar 50 basis poin, terbesar dalam 27 tahun terakhir, dalam upaya meredam laju inflasi.

Nilai tukar pound melemah 0,35 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2105 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,6 persen menjadi 1,1874 euro per pound.