Inggris Alami Resesi Tahun Ini

foto: istimewa

Pasardana.id - Bank of England pada Kamis (4/8/2022) menyatakan bahwa Inggris akan mengalami resesi tahun ini.

Seperti dilansir BBC News, ekonomi Inggris diperkirakan akan mengalami kontraksi pada periode tiga bulan terakhir 2022 dan lanjut berkontraksi sampai akhir 2022.

Menurut Gubernur Bank of England Andrew Bailey, resesi yang berlangsung akan menjadi yang terpanjang sejak 2008 lalu. Saat itu, sistem perbankan Inggris kolaps hingga menghentikan pemberian pinjaman.

Dalam upaya meredam inflasi, Bank of England telah meningkatan suku bunga sebesar 50 basis poin, terbesar dalam 27 tahun terakhir, menjadi 1,75 persen. Inflasi Inggris diperkirakan mencapai 13 persen tahun ini.

Oktober mendatang, rumah tangga di Inggris diperkirakan harus membayar 300 poundsterling per bulan untuk biaya energi.