ANALIS MARKET (05/8/2022) : IHSG Diproyeksi Lanjutkan Rally dan Potensial Membentuk Double Bottom

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (04/8), IHSG ditutup menguat 10,71 poin (+0,15%) ke level 7.057,35.

Untuk perdagangan hari ini, Jumat (05/8), investor mencermati risiko ekspektasi inflasi 13% di Oktober, diikuti kemungkinan resesi di 2023, yang dorong peningkatan BoE rate tertinggi sejak 1995. 

Yield spread UST 2 Tahun-10 Tahun capai 39.2 bps – terbesar sejak 2000, dorong Wall Street bervariasi kemarin (04/8).

Disaat yang sama, harga minyak turun ke tingkat terendah sejak invasi Rusia, sebaliknya harga emas naik.     

Kekuatiran resesi global dan tensi AS-China yang meninggi dorong yield hampir semua negara turun, begitupun Indonesia.

Tren ini turut terbantu dengan USD Index yang turun, sehingga Rupiah diharapkan terapresiasi di hari ini.

Begitupun ekspektasi pertumbuhan ekonomi dan cadangan devisa Indonesia yang rilis hari ini, diharapkan berdampak positif bagi pasar fixed income dan IHSG.

Di sisi lain, secara teknikal analis, IHSG berada di level 7,057, breakout dari resisten 6,920.

“Diproyeksi, market lanjutkan rally dan potensial membentuk double bottom. Untuk hari ini, Analis Teknikal menyukai saham INTP, EMTK, TOWR dengan rating trading buy, ABMM dengan rating trading sell,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (05/8/2022).

Sedangkan untuk fixed income, diperkirakan yield SUN 10 Tahun akan bergerak turun dan berada diantara 7.07% – 7.27%.

“Rekomendasi : FR0063, FR0068, FR0079, FR0088, FR0091,” sebut analis Samuel Sekuritas.