Menhub Undang Bos Maskapai Penerbangan Bahas Harga Tiket Pesawat

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengundang para petinggi maskapai penerbangan guna membahas tingginya harga tiket pesawat, Kamis (25/8).

"Saya bersama BNI akan kumpulkan stakeholder airlines untuk membahas bagaimana penurunan harga tiket pesawat ini bisa terjadi," ungkap Budi, saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (24/8).

Dijelaskan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan tiga upaya untuk menekan harga tiket pesawat.

"Pertama, kita mengajak semua airlines untuk mengevaluasi diri dengan melakukan efisiensi dan melakukan inovasi agar mereka bisa melakukan upaya sehingga tarif yang diberikan pada masyarakat lebih rendah," tutur Budi.

Kedua, lanjut Budi, pihaknya bekerja sama dengan maskapai dan pemerintah daerah (Pemda) untuk memaksimalkan keterisian penumpang di waktu-waktu tertentu, melalui pemberian diskon.

"Kalau hari Selasa sama Kamis orang itu tidak bepergian, juga tengah hari tidak bepergian padahal kalau itu dipromosikan dengan diskon dan sebagainya banyak orang yang bepergian. Untuk kepentingan keluarga kan enggak mesti Sabtu-Minggu, atau untuk kepentingan kantor bisa dilakukan tengah hari," bebernya.

Budi menyebut, pemerintah daerah dapat memberikan subsidi dengan cara melakukan block seat, yakni Pemda menjamin kepada maskapai bahwa tingkat keterisian bisa lebih dari 60 persen.

Kemudian yang terakhir, Budi mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk menghilangkan atau menurunkan pajak pertambahan nilai (PPN) avtur menjadi 5 persen.

"Temporary aja, sekarang ini mungkin tiga bulan, setelah itu balik lagi, tapi ini tergantung policy dari Kemenkeu. Jadi secara konkret sudah kita lakukan," tandasnya.