ANALIS MARKET (22/8/2022) : IHSG Diproyeksi Bergerak Menguat Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, menjelang Jackson Hole Symposium, Nasdaq memimpin pelemahan Wall Street (19/8).

Investor menghentikan ekspektasi Bullish mereka pada saham, mempertimbangkan kekhawatiran prospek Ketua the Fed Powell memberikan nada Hawkish pada Jackson Hole Symposium pekan ini.

Potensi FFR kembali Hawkish September mendatang, mendorong yield UST10Y kembali mendekati level psikologis 3%, sekaligus menekan Nasdaq turun lebih dari 2% akhir pekan.

Sejumlah anggota mendorong the Fed kembali melanjutkan Front Loading kenaikan FFR 75 Bps September mendatang, guna memberikan tekanan agar inflasi turun signifikan.

Sementara itu, Current Account Balance 2Q22 Surplus +USD3,9 miliar; ditopang Ekspor Non-Migas seiring harga komoditas global tetap tinggi.

Surplus transaksi berjalan ini, keempat kalinya berturut-turut sejak 3Q21 +USD4,9 miliar; 4Q21 +USD1,5 miliar; dan 1Q22 +USD407 juta.

Di sisi lain, BI 7DRRR Agustus diproyeksikan tetap di level 3,50% di tengah Rupiah yang kembali terdepresiasi ke level IDR14.800/USD, membuat sejumlah investor melakukan aksi profit taking.

IHSG akhir pekan (19/8) ditutup melemah 14 poin, setelah konsisten bergerak di Zona Hijau sepanjang perdagangan.

“IHSG diproyeksi bergerak Limited Upside karena berada di area Resistance, dengan Support: 7.125 / 7.080 / 7.040 / 7.000 / 6.930 dan Resistance: 7.200-7.230 / 7.260 / 7.300-7.350,” sebut NHKSI Research dalam riset yang dirilis Senin (22/8/2022).