Wall Street Menguat Dipicu Meredanya Kekhawatiran Inflasi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (12/8/2022) dipicu meredanya kekhawatiran inflasi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 424,38 poin, atau sekitar 1,27 persen, menjadi 33.761,05. Indeks S&P 500 melonjak 72,88 poin, atau sekitar 1,73 persen, menjadi 4.280,15. Indeks komposit Nasdaq melambung 267,27 poin, atau sekitar 2,09 persen, menjadi 13.047,19.

Dalam sepekan terakhir, indeks S&P 500, Dow Jones, dan komposit Nasdaq masing-masing meningkat 3,25 persen, 2,92 persen, dan 3,8 persen.

Meredanya kekhawtiran inflasi didukung data terbaru yang menunjukkan bahwa sentimen konsumen AS sedikit meningkat pada Agustus dan harga bahan bakar minyak (BBM) AS terus mengalami penurunan.

Para trader kini memperkirakan Federal Reserve AS hanya akan menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada September mendatang dari sebelumnya 75 basis poin. Tingkat inflasi diprediksi hanya akan mencapai 7 persen pada akhir tahun.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring merosotnya imbal hasil obligasi AS. Harga emas untuk pengiriman September 2022 naik 0,5 persen menjadi US$1.815,5 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi menguatnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,56 persen menjadi 105,67.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,2 persen, seiring meningkatnya saham sektor kesehatan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 34,98 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 7.500,89. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 101,34 poin, atau sekitar 0,74 persen, menjadi 13.795,85.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 20,40 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 8.400,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 9,19 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 6.553,86.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,58 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2143 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,3 persen menjadi 1,1789 euro per pound.