Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (5/7/2022) dengan indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 129,44 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 30.967,82. Indeks S&P 500 meningkat 6,06 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 3.831,39. Indeks komposit Nasdaq melonjak 194,39 poin, atau sekitar 1,75 persen, menjadi 11.322,24.

Ketiga angka indeks sempat mengalami tekanan di awal sesi perdagangan sebelum kemudian bergerak naik setelah data terbaru menunjukkan bahwa pesanan baru barang-barang manufaktur AS meningkat melampaui ekspektasi pada Mei, merefleksikan bahwa permintaan tetap solid meski Federal Reserve AS berupaya untuk menegetatkan kebijakan moneter.

Perhatian para investor selanjutnya tertuju kepada nota pertemuan The Fed dan laporan nonfarm payroll Juni.

Delapan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori negatif. Indeks sektor energi mengalami penurunan tertajam, sedangkan indeks sektor layanan komunikasi paling meningkat.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2022 turun 2,1 persen menjadi US$1.763,9 per ons. Indeks dolar AS naik 1,29 persen menjadi 106,49.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa anjlok 2,1 persen, seiring terpuruknya saham perusahaan minyak dan gas serta pertambangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 207,18 poin, atau sekitar 2,86 persen, menjadi 7.025,47. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 372,18 poin, atau sekitar 2,91 persen, menjadi 12.401,20.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, anjlok 202,40 poin, atau sekitar 2,48 persen, menjadi 7.959,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, terjun 159,69 poin, atau sekitar 2,68 persen, menjadi 5.794,96.

Nilai tukar poundsterling melemah 1,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,1930 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,22 persen menjadi 1,1622 euro per pound.