Indeks Kospi Turun 0,27 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 6,29 poin, atau sekitar 0,27 persen, pada Kamis (14/7/2022), menjadi 2.322,32.

Volume perdagangan hanya mencapai 344 juta saham senilai 6,4 triliun won atau sekitar US$4,9 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 433 berbanding 418.

Angka indeks turun mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu data inflasi Amerika Serikat. Indeks harga konsumen AS meningkat 9,1 persen pada Juni, peningkatan tertinggi sejak 1981, dipicu melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 11,2 persen.

“Sepertinya para investor terbagi dalam menerjemahkan data inflasi AS. Penurunan indeks Kospi terbatas karena data tersebut belum mencakup penurunan harga minyak dunia yang saat ini tengah berlangsung,” jelas Choi Yoo-Joon, analis Shinhan Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi melepas saham senilai 534 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 398 miliar won dan 105 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics masing-masing turun 0,86 persen dan 0,84 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melemah 0,54 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution naik 0,12 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melambung 2,51 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.312,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami tekanan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang berakhir datar.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 29 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 6.650,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 2,55 poin, atau sekitar 0,08 persen, menjadi 3.281,74. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 46,74 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 20.751,21.