Inflasi Korea Selatan 5,4 Persen, Tertinggi dalam 14 Tahun

foto: istimewa

Pasardana.id - Inflasi Korea Selatan mencapai level tertinggi dalam 14 tahun terakhir pada Mei akibat tingginya biaya energi dan makanan sering berlangsungnya perang di Ukraina.

Seperti dilansir Yonhap News, Jumat (3/6/2022), indeks harga konsumen meningkat 5,4 persen bulan lalu year-on-year. Sebelumnya pada April, angka indeks hanya naik 4,8 persen year-on-year.

Peningkatan yang terjadi merupakan yang tertinggi sejak Agustus 2008, ketika angka inflasi mencapai 5,6 persen. Angka inflasi melampaui 5 persen untuk pertama kali sejak September 2008.

Indeks harga konsumen melampaui target bank sentral Korea Selatan peningkatan 2 persen untuk bulan ke-14 beruntun.

Harga bahan bakar minyak (BBM) meningkat 34,8 persen year-on-year pada Mei. Sebelumnya pada April, harga meningkat 34,4 persen year-on-year.

Harga produk pertanian, peternakan, dan perikanan meningkat 4,2 persen year-on-year pada Mei. Sebelumnya pada April, harga hanya meningkat 1,9 persen year-on-year.

Menurut Wakil Gubernur Bank of Korea Lee Seung-Heong, angka inflasi diperkirakan akan berada di kisaran 5 persen pada dua bulan selanjutnya.