Walll Street Melemah Dipicu Penurunan Harga Minyak Dunia

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Rabu (22/6/2022) dipicu penurunan harga minyak dunia.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 47,12 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 30.483,13. Indeks S&P 500 melemah 4,9 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 3.759,89. Indeks komposit Nasdaq melorot 16,22 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 11.053,08.

Penurunan harga minyak dunia menyebabkan indeks sektor energi S&P 500 terjun 4,2 persen. Saham Exxon Mobil, Chevron, dan Conocophillips masing-masing anjlok 3,96 persen, 4,37 persen, dan 6,27 persen.

Ketiga angka indeks sempat menempati teritori hijau setelah pimpinan Federal Reserve AS Jerome Powell menyatakan bahwa The Fed berkomitmen untuk menjaga inflasi melalui berbagai kebijakan seiring mengupayakan agar resesi tidak terjadi. Namun tekanan jual membuat ketiga angka indeks berakhir negatif.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juli 2022 turun 0,7 persen menjadi US$1.825,70 per ons. Indeks dolar AS naik 0,2 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,7 persen, dipicu merosotnya harga komoditas.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 62,83 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 7.089,22. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 148,12 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 13.144,28.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 90,20 poin, atau sekitar 1,10 persen, menjadi 8.145,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 48,03 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 5.916,63.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,1 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2261 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,3 persen menjadi 1,1614 euro per pound.