Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Jumat (20/5/2022) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, mengalami pelemahan.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 8,77 poin menjadi 31.261,90. Indeks S&P 500 berakhir datar dengan penguatan tipis 0,57 poin menjadi 3.901,36. Indeks komposit Nasdaq turun 33,88 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 11.354,62.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing turun 2,9 persen, 3 persen, dan 3,8 persen.

Wall Street terpengaruh anjloknya saham perusahaan manufaktur mobil listrik Tesla Inc sebesar 6,4 persen setelah CEO Elon Musk menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pramugari pada 2016 lalu.

Anjloknya saham Tesla mempengaruh saham megacap lainnya. Saham Alphabet yang merupakan pemilik Google merosot 1,3 persen, sedangkan saham Nvidia terjun 2,5 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik dipicu mencuatnya kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Harga emas untuk pengiriman Juni 2022 naik 0,1 persen menjadi US$1.842,10 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi penguatan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS meningkat 0,29 persen menjadi 103,03.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,7 persen, seiring meningkatnya saham sektor perjalanan, keuangan, kesehatan, dan utilitas.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 87,24 poin, atau sekitar 1,19 persen, menjadi 7.389,98. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 99,61 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 13.981,91.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, naik 78,50 poin, atau sekitar 0,93 persen, menjadi 8.484,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 12,53 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 6.285,24.

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2460 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1800 euro per pound.