Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (12/5/2022) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori positif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average turun 103,81 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 31.730,30. Indeks S&P 500 melemah 5,10 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 3.930,08. Indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 6,73 poin menjadi 11.370,96.

Ketiga angka indeks bergerak secara volatil sepanjang sesi perdagangan berlangsung terpengaruh kekhawatiran inflasi.

Enam dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori positif, dengan indeks sektor kesehatan mengalami peningkatan tertinggi. Indeks sektor utilitas dan teknologi mengalami penurunan tertajam. 

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2022 merosot 1,6 persen menjadi US$1.824,60 per ons. Indeks dolar AS naik 0,87 persen menjadi 104,75.

Bursa saham Eropa melema pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,8 persen, dipicu merosotnya saham sektor teknologi, otomotif, dan pertambangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 114,32 poin, atau sekitar 1,56 persen, menjadi 7.233,34. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 89 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 13.739,64.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 112,20 poin, atau sekitar 1,35 persen, menjadi 8.200,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 63,47 poin, atau sekitar 1,01 persen, menjadi 6.206,26.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2189 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1604 euro per pound.