DEWA Tawarkan 22 Miliar Saham Baru untuk Bayar Kewajiban Hingga Cari Modal Kerja

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Darma Henwa Tbk (IDX: DEWA) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue, dengan melepas sebanyak 22 miliar saham baru bernominal Rp50 per lembar.

Mengutip keterangan resmi emiten jasa tambang grup Bakrie ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/4/2022), disebutkan bahwa aksi korporasi ini akan dilaksanakan dalam rentang 12 bulan sejak persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 13 Mei 2022.

Rencananya, dana hasil right issue akan digunakan untuk membayar kewajiban dengan porsi 28,05 persen dan sisanya sebesar 71,5 persen untuk modal kerja.

Dengan asumsi harga pelaksanaan right issue sebesar Rp50 per saham, maka rasio laba periode berjalan terhadap total sset (ROA) turun 0,03 persen. Ini menunjukan bahwa setelah Penambahan Modal, Perseroan akan meningkat jumlah asetnya berupa persediaan yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan operasional ke depan.

Sedangkan rasio total liabilitas terhadap total ekuitas turun 30,85 persen. Ini menunjukan bahwa komposisi ekuitas perseroan meningkat dibandingkan dengan liabilitasnya.

“Rasio ini menjadi lebih baik, karena menyeimbangkan struktur permodalan Perseroan antara ekuitas dan kewajiban,” tulis manajemen DEWA.

Namun, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD, akan terdilusi sebanyak-banyak 50,17 persen.