ANALIS MARKET (17/3/2022) : IHSG Berpeluang Menuju Level Psikologis 7000

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG diperdagangkan di zona hijau pada perdagangan kemarin (16/3), ditutup menguat di level 6992.39 (+1.07%). Penguatan IHSG mendekati all time high diikuti pembelian oleh investor asing yang masih kuat di saham dengan kapitalisasi besar serta rebooundnya beberapa saham-saham komoditas yang mulai ditutup di zona hijau, IHSG terseret bursa Asia yang juga ditutup di zona hijau dikarenakan sikap China yang pro terhadap pelaku pasar dimana akan memberikan kestabilan perekonomian. Sektor yang mendorong penguatan IHSG diantaranya adalah sektor energy (+2.10%), sektor bahan baku primer (+1.72%), dan sektor keuangan (+1.61%). Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp 1.07 triliun, dengan sahamsaham yang paling banyak diborong adalah: BBCA, BBRI, BBNI.

Secara teknikal, IHSG akan menguji resistance all time high di 6996 atau menguji level psikologis 7000 jika tidak dapat bertahan di atas level tersebut IHSG rawan terjadi aksi taking profit terlebih dahulu. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: PTRO, BGTG, UNVR, ADRO, EXCL, ICBP, MEDC, HRUM, WSKT, PTBA, BBHI.

Di sisi lain, tiga index utama bursa AS ditutup menguat menambut keputusan Th Fed yang menaikkan suku bunga menjadi 0.5% hal ini sesuai ekspektasi para pelaku pasar yang tidak menaikkan suku bunganya dengan agresif namun hal ini di perkirakan akan terjadi kenaikkan suku bunga seacara bertahap dimana pada akhir tahun akan mencapai 1.75%-2% dimana The Fed akan lebih hawkish dalam menyikapi inflasi.

MARKET OUTLOOK

Sementara dari bursa kawasan Asia sudah di perdagangkan dengan sangat ceria, saat laporan ini ditulis, Kamis (17/3) pagi. Index Nikkei 225 menguat 3.31% dan indeks Kospi menguat 1.75%, kenaikan bursa Asia didorong setelah rilis data ekonomi yang mengalami perbaikan pada hari hari selasa lalu dan sikap China yang di tensi geopolitik yang tidak ingin terkena sanksi dari pihak AS maupun negara barat lainnya yang ingin memberikan kestabilan ekonomi di China.

Kemudian dari dalam negeri, aksi taking profit saham-saham komoditas sudah mulai mereda, jika inflow investor asing masih terjadi,

IHSG berpeluang menuju level psikologi 7000 serta para pelaku pasar masih menunggu keputusan BI yang menetapkan suku bunga masih di level 3.5% yang cenderung memberikan kestabilan ekonomi, memberikan peluang penguatan terhadap IHSG pada hari ini, mengingat bursa regional sudah diperdagangkan di zona hijau. Namun, jika IHSG tidak berhasil bertahan di atas level 6996 akan rawan terjadi aksi taking profit.

“IHSG diperkirakan bergerak dengan rentang 6965 – 7035,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (17/3/2022).