GDP Inggris Tumbuh 0,8 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - GDP Inggris tumbuh 0,8 persen pada Januari 2022 seiring meredanya penularan virus Corona (COVID-19) varian Omicron. Sebelumnya pada Desember 2021, GDP Inggris berkontraksi 0,2 persen.

Penjualan grosir, ritel, restoran, dan takeaway meningkat secara tajam. Sektor konstruksi dan manufaktur mengalami pertumbuhan yang signifikan.

“Seluruh sektor bertumbuh pada Januari, termasuk sektor-sektor yang terpuruk pada tahun lalu,” jelas Darren Morgan, direktur statistika ekonomi Office for National Statistics (ONS), seperti dikutip BBC News, Jumat (11/3/2022).

Meski GDP mengalami pertumbuhan pada Januari, British Chambers of Commerce (BCC) memperingatkan adanya risiko Inggris mengalami resesi.

“Kondisi global yang terpengaruh invasi Rusia ke Ukraina menimbulkan kekhawatiran. Perekonomian Inggris akan dihantam inflasi, melonjaknya biaya energi, dan peningkatan pajak,” jelas Suren Thiru, kepala ekonom BCC.