2021, HSBC Raup Laba US$18,9 Miliar

foto: istimewa

Pasardana,id - HSBC pada Selasa (22/2/2022) mengumumkan perolehan laba sebelum pajak 2021 sebesar US$18,9 miliar, atau sekitar Rp271,37 triliun, meningkat lebih dari dua kali lipat year-on-year.

Seperti dilansir BBC News, perolehan laba sebelum pajak bank yang berkantor pusat di London, Inggris, tersebut hanya mencapai US$8,8 miliar pada 2020. Para analis memperkirakan perolehan laba sebelum pajak HSBC pada 2021 mencapai US$19,1 miliar.

Sebagian besar laba yang diperoleh HSBC tahun lalu berasal dari Asia, mencapai sekitar 65 persen dari seluruh keuntungan.

Tingginya perolehan laba HSBC tidak terlepas dari rendahnya hutang yang gagal dibayar (bad debt) selama pandemi virus Corona (COVID-19) berlangsung. Pihak manajemen HSBC sebetulnya memperkirakan bad debt meningkat tajam akibat pandemic.

Selain rendahnya bad debt, tingginya perolehan laba HSBC juga dipengaruhi paket bantuan pemerintah selama pandemi berlangsung dan kembali pulihnya perekonomian global.

Untuk ke depannya, perolehan laba HSBC akan diuntungkan dengan peningkatan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat.