Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Meta Platforms

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (6/12/2022) dipicu anjloknya saham perusahaan teknologi Meta Platforms Inc.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 350,76 poin, atau sekitar 1,03 persen, menjadi 33.596,34. Indeks S&P 500 merosot 57,58 poin, atau sekitar 1,44 persen, menjadi 3.941,26. Indeks komposit Nasdaq anjlok 225,05 poin, atau sekitar 2 persen, menjadi 11.014,89.

Saham Meta Platforms terjun 6,8 persen setelah pihak regulator Uni Eropa memutuskan bahwa perusahaan pemilik Facebook, Instagram, dan WhatsApp tersebut dilarang mewajibkan para pengguna untuk sepakat mempersonalisasi iklan berdasarkan aktivitas digital mereka.

Saham perusahaan teknologi lainnya terdampak penurunan tajam saham Meta. Saham Apple, Amazon, dan Alphabet anjlok antara 2,5 persen sampai 3 persen.

Hampir seluruh 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori negatif, dipimpin sektor teknologi, energi, dan layanan komunikasi. Hanya sektor utilitas berakhir di teritori positif, naik 0,7 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik dipicu pelemahan yang berlangsung di Wall Street. Harga emas untuk pengiriman Januari 2023 naik 0,1 persen menjadi US$1.782,40 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi penguatan nilai tukar dolar AS, dengan indeks dolar AS naik 0,3 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,6 persen, dipicu merosotnya saham sektor kesehatan dan teknologi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 46,15 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 7.521,39. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 104,42 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 14.343,19.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 38,20 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 8.331,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 9,17 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 6.687,79.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2222 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,1615 euro per pound.