ANALIS MARKET (07/12/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (6/12), IHSG ditutup melemah 94,76 poin (-1,36%) ke level 6.892,57.

IHSG melemah seiring tekanan dari terkoreksinya saham-saham big cap, seperti GOTO (-6,50%), TLKM (-6,25%), SMGR (- 6,82%), & EMTK (-4,62%).

Di saat yang sama, investor masih bersikap defensif mencermati pelemahan rupiah dan kurang positifnya outlook ekonomi global di 2023.

Sementara itu, Wall Street tadi malam (06/12) ditutup melemah, dimana DJIA (-1,03%), S&P 500 (-1,44%), dan Nasdaq (-2%).

Pelemahan Wall Street disebabkan kekhawatiran investor terhadap kenaikan suku bunga tinggi yang berlangsung lama meskipun ada peringatan potensi terjadinya resesi tahun depan.

Dari sisi perusahaan, saham Meta terkoreksi 5,8% pasca keputusan Uni Eropa yang mengatakan Facebook dan Instagram seharusnya tidak mewajibkan pengguna untuk menyetujui iklan yang dipersonalisasikan berdasarkan aktivitas digital mereka.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Investor hari ini akan mencermati rilis data Statistik Cadangan Devisa Indonesia (Nov-22),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (07/12/2022).