Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (1/12/2022) dengan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, mengalami pelemahan.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 194,76 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 34.395,01. Indeks S&P 500 melemah 3,54 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 4.076,57. Indeks komposit Nasdaq naik 14,45 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 11.482,45.

Indeks Dow Jones tertekan penurunan saham Salesforce Inc sebesar 8,3 persen setelah perusahaan pengembang piranti lunak tersebut mengumumkan bahwa Bret Taylor akan mengundurkan diri dari jabatan co-CEO pada Januari 2023.

Dari 11 indeks utama S&P 500, tujuh berakhir di teritori negatif. Indeks sektor keuangan dan kebutuhan konsumen masing-masing turun 0,71 persen dan 0,47 persen.

Indeks komposit Nasdaq berakhir di teritori positif setelah saham Nvidia dan Meta Platforms meningkat sekitar 1 persen.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Kamis menunjukkan klaim awal tunjangan pengangguran turun 16.000 menjadi 225.000 pada pekan yang berakhir 26 November.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Januari 2023 naik 3,1 persen menjadi US$1.815,2 per ons. Indeks dolar AS merosot 1,16 persen menjadi 104,72.

Bursa saham Eropa menguat pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,9 persen, dipicu peningkatan saham sektor teknologi. Angka indeks meningkat 6,8 persen pada bulan November.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 14,56 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 7.558,49. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 93,26 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 14.490,30.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 44,70 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 8.407,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, naik 15,42 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 6.753,97.

Nilai tukar poundsterling menguat 1,66 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2251 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,53 persen menjadi 1,1655 euro per pound.