MSKY Defisit Rp2,3 Triliun Pada Akhir September 2022

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT MNC Sky Vision Tbk (IDX: MSKY) menderita rugi bersih sebesar Rp157,55 miliar dalam sembilan bulan tahun 2022, atau membengkak 35,3 persen dibanding periode sama tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp116,13 miliar.

Akibatnya, defisit bertambah 7,1 persen dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp2,377 triliun.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2022 tanpa audit emiten jasa penyiaran grup MNC ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/11/2022).

Rinciannya, pendapatan melorot 25,9 persen menjadi Rp860,59 miliar karena pendapatan jasa penyiaran program turun 29,2 persen menjadi Rp749,49 miliar.

Tapi pendapatan penyiaran iklan tumbuh 8,6 persen menjadi Rp87,664 miliar.

Walau beban pokok pendapatan dapat ditekan sedalam 13,8 persen menjadi Rp561,52 miliar. Tapi laba kotor tetap amblas 41,3 persen menjadi Rp299,07 miliar.

Sayangnya, penyusutan dan amortisasi masih tercatat sebesar Rp386,17 miliar. Dampaknya, rugi sebelum pajak menyentuh Rp201,88 miliar.

Sementara itu, kewajiban berkurang 11,5 persen dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp1,24 triliun.

Pada sisi lain, ekuitas pun menyusut 6,3 persen menjadi Rp2,32 triliun.