Wall Street Menguat Seiring Meningkatnya Saham Ritel

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (22/11/2022) seiring meningkatnya saham sektor ritel.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 397,82 poin, atau sekitar 1,18 persen, menjadi 34.098,1. Indeks S&P 500 meningkat 53,64 poin, atau sekitar 1,36 persen, menjadi 4.003,58. Indeks komposit Nasdaq melonjak 149,90 poin, atau sekitar 1,36 persen, menjadi 11.174,41.

Indeks S&P ditutup di level tertinggi sejak 12 September mendatang.

Indeks sektor ritel S&P 500 melonjak 1,21 persen setelah Best Buy memperkirakan penurunan penjualan tahunan yang lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya. Saham Best Buy meroket 12,78 persen.

Peningkatan indeks sektor ritel terbatasi anjloknya saham Dollar Tree Inc sebesar 7,79 persen setelah memangkas perkiraan perolehan laba tahunan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2022 naik 0,23 persen menjadi US$1.738,30 per ons. Indeks dolar AS turun 0,64 persen menjadi 107,15.

Bursa saham Eropa menguat pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,7 persen, dipicu melonjaknya saham sektor energi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 75,99 poin, atau sekitar 1,03 persen, menjadi 7.452,84. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 42,42 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 14.422,35.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 136,60 poin, atau sekitar 1,67 persen, menjadi 8.325. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 23,08 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 6.657,53.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,48 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,187 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,17 persen menjadi 1,1566 euro per pound.