ANALIS MARKET (10/10/2022) : IHSG Diproyeksi Bergerak Konsolidasi Cenderung Bearish

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, Unemployement Rate AS Sept. turun ke level 3,50% (Vs. Aug. 3,7%); mengindikasikan ekonomi tetap Resilient, atau siap menghadapi kenaikan FFR lanjutan.

Investor merespon negatif potensi kenaikan FFR sebesar +75Bps empat kali berturut-turut, menjadikan FFR berada di level 4% awal November mendatang. Tren suku bunga tinggi, bertahan dalam jangka waktu lama, membawa ekonomi AS pada risiko resesi.

Akhir pekan lalu (07/10), Nasdaq pimpin pelemahan Wall Street, atau melemah hampir 4%, sekaligus membuat yield UST10Y kembali naik mendekati level 4%.

Pasar tenaga kerja AS yang solid, juga didukung data Change in NonFarm Payrolls Sept. bertambah 263K, melampaui ekspektasi yang hanya 255K.

Sementara itu, dari domestic issue, salah satu instrumen modal menghadapi resesi, Cadev Indonesia turun 1% MoM. IHSG terdepresiasi 50 poin mendekati level psikologis 7.000, seiring sembilan dari sebelas sektor ditutup melemah akhir pekan.

Adapun, Infrastruktur serta Transportasi & Logistik pimpin pelemahan sektoral, atau melemah lebih dari 1%.

Kemampuan BI menjaga stabilitas moneter, atau melakukan intervensi pasar Valas menurun.

Data Cadev Indonesia Sept. turun USD1,4 Miliar menjadi USD130,8Miliar, seiring upaya BI menjaga depresiasi Rupiah lebih dari 2% MoM bulan lalu.

“Ditengah penantian rilis data Consumer Confidence Index Indonesia Sept. hari ini, IHSG diproyeksi bergerak Konsolidasi – Bearish dengan Support: 7.000 / 6.970-6.930 / 6.840-6.850 dan Resistance: 7.080/ 7.140 7.150 / 7.200-7.225,” sebut NHKSI Research dalam riset yang dirilis Senin (10/10/2022).