ANALIS MARKET (06/1/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (5/1/2022), IHSG ditutup melemah 33,07 poin (-0,49%) ke level 6.662,30.

IHSG melemah disebabkan oleh aksi profit taking pelaku pasar pasca menguat pada perdagangan sebelumnya.

Di saat yang sama, covid-19 varian omicron masih menjadi perha/an dunia yang menyebabkan kasus positif harian di berbagai negara naik hingga menyentuh rekor tertinggi.

Adapun nilai tukar rupiah melemah 0,38% terhadap dollar AS menjadi Rp14.365 (JISDOR).

Sementara itu, Wall Street diperdagangan tadi malam (05/1), ditutup melemah setelah risalah FOMC menunjukkan, The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diantisipasi sebelumnya, dan dapat mengurangi neraca segera setelah menaikkan suku bunga.

Saham teknologi turun lebih dalam, karena melonjaknya imbal hasil Treasury menimbulkan kekhawa/ran atas penilaian teknologi.

DJIA (- 1,07%), S&P 500 (-1,94%), dan Nasdaq (-3,34%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (06/1/2022).