ANALIS MARKET (20/1/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Bervariasi Cenderung Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG ditutup melemah (-0,33%) pada perdagangan hari kemarin (19/1), di level 6591,98. Pelemahan ini didorong oleh sentiment kehawatiran prospek kenaikan suku bunga Fed serta dari dalam negeri masi minim sentiment positif. Sektor yang mendorong pelemahan bursa yaitu sektor basic materials (-0,94%), industrials (- 0,82%), dan sektor financials (-0,70%). Investor asing membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 143,16 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli adalah: TLKM, ARTO, ADRO.

Adapun secara teknikal analis, IHSG kembali membentuk pola three black crows dan masih memberikan peluang ke arah range bawah support-nya di level 6490 serta indicator stochastic sudah mengarah ke bawah ke area oversold masih dead cross. Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan yaitu: BUKA, WMUU, KRAS, BSDE, BNLI, SMDM, AISA, ELSA, SSMS, WINS, MEDC.

Dari bursa AS, tiga index utama kembali ditutup kompak di zona merah dengan pelemahan tertinggi di pimpin oleh Nasdaq -1.15%, beberapa sentiment negative masih berasal dari rilisnya laporan keuangan perusahaan yang cendrung bervariasi serta investor cendrung khawatir terkait kenaikani imbal hasil Treasury yang cukup cepat ditengah rencana Fed menaikan kebiijakan pengetatan moneter yang lebih hawkish hal ini membuat pasar lebih volatil.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia pada perdagangan Kamis (20/1) pagi ini sudah merespon dengan ceria, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 sudah di perdagangkan di zona hijau +0.65% sementara index Kospi diperdaganagkan di zona hijau +0.20%, para investor merespon positif rilisnya neraca dagang Jepang yang mengalami perbaikan yaitu deficit JPY 582.36 billion di December 2021 serta diatas ekspetasi pasar atau forecast yaitu defisit JPY 784.1 billion serta dari China sedang menunggu rilisnya one-year loan prime rate pada hari ini yang di proyeksikan akan tetap berada di level 3.8%.

Sementara dari dalam negeri, IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi cenderung melemah ditengah minimnya sentiment positif di dalam negeri serta para investor masih akan menunggu keputsan BI terkait suku bunga pada hari ini namun diprojeksikan akan tetap di angka 3.5% serta Lending Facility Rate dan Deposit Facility Rate di projeksikan akan belum ada perubahan.

“IHSG akan bergerak pada rentang 6530 – 6650,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (20/1/2022).