Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Jumat (14/1/2022) dengan indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, Indeks Dow Jones turun 201,81 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 35.911,81. Indeks S&P 500 naik 3,82 poin, atau sekitar 0,08 persen, menjadi 4.662,85. Indeks komposit Nasdaq meningkat 86,94 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 14.893,75.

Indeks Dow Jones melemah dipicu anjloknya saham JPMorgan Chase & Co dan Citibank masing-masing sebesar 6,26 persen dan 1,25 persen.

JPMorgan melaporkan pendapatan kuartal IV 2021 sebesar US$29,3 miliar, di bawah ekspektasi pendapatan US$29,5 miliar. Citigroup mengalami penurunan perolehan laba sebesar 26 persen pada kuartal akhir tahun lalu.

Pelemahan indeks Dow Jones terbatasi melambungnya saham Wells Fargo sebesar 3,3 persen berkat keberhasilan mencatatkan perolehan laba melampaui ekspektasi pada kuartal IV 2022. Lonjakan saham Wells Fargo juga membuat indeks S&P 500 berakhir di teritori positif.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2022 turun 0,3 persen menjadi US$1.816,50 per ons. Indeks dolar AS naik 0,39 persen menjadi 95,148.

Bursa saham Eropa melemah pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa merosot 1,01 persen, seiring penurunan yang dialami saham sektor teknologi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 20,90 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 7.542,95. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 148,35 poin, atau sekitar 0,93 persen, menjadi 15.883,24.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 10,30 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 8.806,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 58,14 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 7.143.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3737 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,1 persen menjadi 1,1977 euro per pound.