Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Selasa (11/1/2022). Angka indeks hanya bergerak naik 0,66 poin menjadi 2.927,38.

Volume perdagangan moderat mencapai 559 juta saham senilai 10,5 triliun won atau sekitar US$8,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 717 berbanding 170.

Angka indeks berakhir datar dipicu kehati-hatian para investor jelang pidato pimpinan Federal Reserve Amerika Serikat Jerome Powell di hadapan senat.

“Para investor menantikan pidato pimpinan The Fed dan data inflasi AS,” jelas Park Sang-Hyun, analis HI Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 268 miliar won dan 217 miliar won, sedangkan investor asing meraup saham senilai 487 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,15 persen dan 2,81 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem, perusahaan biofarmasi Celltrion, dan perusahaan finansial KB Financial Group masing-masing melambung 3,38 persen, 5,08 persen, dan 3,81 persen.

Saham perusahaan internet Kakao dan perusahaan baja POSCO sebaliknya masing-masing merosot 1,66 persen dan 1,32 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 4,40 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.194,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 57 poin, atau sekitar 0,77 persen, menjadi 7.390,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Singapura, dan Thailand menguat, sedangkan Bursa Vietnam, Indonesia, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 26,08 poin, atau sekitar 0,73 persen, menjadi 3.567,44. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 7,48 poin menjadi 23.739,06.