Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (7/9/2021) dengan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif akibat mencuatnya kekhawatiran perlambatan pemulihan ekonomi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 269,09 poin, atau sekitar 0,76 persen, menjadi 35.100. Indeks S&P 500 melemah 15,40 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 4.520,03. Indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 10,81 poin menjadi 15.374,33.

Sembilan dari 11 indeks utama S&P 500 berakhir di teritori negatif, terutama sektor industri, properti, dan material. Penguatan indeks komposit Nasdaq terbatasi meningkatnya imbal hasil obligasi AS.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Oktober 2021 turun 0,8 persen menjadi US$1.819,20 per ons. Indeks dolar AS naik 0,56 persen menjadi 92,545.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,5 persen, seiring kehati-hatian yang ditunjukkan para investor jelang berlangsungnya pertemuan bank sentral Eropa.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 37,81 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 7.149,37. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 89,03 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 15.843,09.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 12,20 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 8.894,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis melorot 17,43 poin, atau sekitar 0,26 persen, menjadi 6.726,07.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3782 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,1636 euro per pound.