ANALIS MARKET (22/9/2021) : Ada Peluang IHSG Menguat Ke Resistensi Di Level 6.102

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, dalam dua hari perdagangan Senin dan Selasa, IHSG masih menunjukkan ketegangan pasar atas arah FOMC.

Sementara itu, dengan kondisi pasar tenaga kerja AS di Agustus, tampaknya meruncing mungkin terjadi di Desember, namun dengan catatan, kondisi Covid dan pengangguran sesuai dengan target.

Sedangkan dari komoditas, harga minyak kembali menguat pada perdagangan kemarin (21/9). Kenaikan harga minyak didorong oleh laporan industri AS menunjukkan hal lain yang substansial terkait persediaan mentah, menunjuk ke pengetatan pasar.

Adapun secara teknikal analis, IHSG ditutup turun dengan candle bullish. Indilator stokastik bearish, histogram MACD bergerak negative (garis lemah) dan volume turun.

“Jika IHSG bergerak bullish lagi, ada kesempatan untuk memperkuat lagi ke resistensi di 6.102. Jika break di atas level itu, bisa melanjutkan ke level 6.123. Jika IHSG bergerak bearish dan bergerak kembali ke bawah level 6.053, IHSG diperkirakan akan melemah kembali menuju support di kisaran 6.021 – 6.034,” beber analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (22/9/2021).