Wall Street Lanjutkan Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya pada Kamis (9/9/2021) dipicu mencuatnya kekhawatiran penyebaran virus Corona (COVID-19) varian delta.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 151,69 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 34.879,38. Indeks S&P 500 melemah 20,79 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 4.493,28. Indeks komposit Nasdaq melorot 38,38 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 15.248,25.

Selain kekhawatiran penyebaran varian delta, sentimen pasar juga terpengaruh pernyataan Gubernur Bank Federal Reserve AS Michelle Bowman bahwa data pekerjaan Agustus yang mengecewakan tidak akan mengubah rencana The Fed untuk melakukan tapering akhir tahun ini.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Oktober 2021 naik 0,4 persen menjadi US$1.800 per ons. Indeks dolar AS turun 0,23 persen menjadi 92,47.

Bursa saham Eropa mengalami rebound pada Kamis, setelah indeks STOXX 600 Eropa merosot 1,5 persen dalam dua sesi sebelumnya, dipicu pernyataan bank sentral Eropa bahwa program pembelian obligasi hanya akan mengalami sedikit reduksi pada kuartal selanjutnya.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 71,32 poin, atau sekitar 1,01 persen, menjadi 7.024,21. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pegerakan naik hanya 12,87 poin menjadi 15.623,15.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 38,10 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 8.800,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis naik 15,83 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 6.684,72.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,49 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3893 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,50 persen menjadi 1,1716 euro per pound.