Saham Sektor Teknologi Tergelincir, Wall Street Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (31/8/2021) seiring tergelincirnya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melorot 39,11 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 35.360,73. Indeks S&P 500 melemah 6,11 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 4.522,68. Indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 6,66 poin menjadi 15.259,24.

Saham sektor teknologi mengalami penurunan seiring meningkatnya imbal hasil obligasi AS. Saham Apple melemah 0,8 persen setelah sempat mencapai rekor harga pada sesi sebelumnya.

Saham perusahaan penyedia layanan video conference Zoom Video Communications Inc terjun bebas 16,7 persen setelah mengalami pelemahan permintaan seiring kembali berlangsungnya aktivitas perkantoran di AS.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Oktober 2021 naik 0,2 persen menjadi US$1.816 per ons. Indeks dolar AS turun 0,05 persen menjadi 92,65.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,4 persen, setelah lonjakan inflasi mencuatkan kekhawatiran perubahan kebijkan moneter.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 28,31 poin, atau sekitar 0,40 persen, menjadi 7.119,70. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 52,22 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 15.835,09.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 21,30 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 8.846,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 7,12 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 6.680,18.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3755 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1659 euro per pound.