Beban Membengkak, Laba SRSN Anjlok 80 Persen Pada Semester I 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Indo Acidtama Tbk (IDX: SRSN) mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp3,878 miliar dalam enam bulan pertama tahun 2021, atau merosot 80,41 persen dibanding periode yang sama tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp19,452 miliar.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp0,64. Sedangkan di semester I 2020 masih tercatat Rp3,23.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan semester I 2021 tanpa audit emiten ethanol ini pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/8/2021).

Padahal, penjualan hanya terpapas 0,9 persen menjadi Rp419,336 miliar. Rincinya, penjualan ethanol ke luar negeri naik 96,47 persen menjadi Rp110, 66 miliar. Hanya saja, penjualan ethanol terpapas 27,32 persen menjadi Rp242,9 miliar.

Kinerja SRSN sedikit tertolong, dengan adanya kenaikan penjualan sebesar 96,15 persen atas produk acetic acid yang tercatat Rp51,26 miliar. Ditambah lonjakan sebesar 116 persen atas penjualan pupuk senilai Rp13,12 miliar.

Namun, beban pokok penjualan bengkak 3,6 persen menjadi Rp345,04 miliar. Akibatnya, laba kotor turun 17,77 persen menjadi Rp74,28 miliar.

Sementara itu, aset perseroan juga terpangkas 4,08 persen menjadi Rp869,97 miliar. Hal itu didorong adanya penyusutan sedalam 17,8 persen atas pinjaman jangka pendek menjadi Rp179,41 miliar.

Patut diperhatikan, arus kas dari aktivitas operasi terbilang Rp45,53 miliar, atau naik 28,57 persen dibanding semester I 2020 yang tercatat sebesar Rp35,514 miliar.