Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Minim Pergerakan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Senin (30/8/2021) dengan indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif dipicu kekhawatiran dampak ekonomi yang ditimbulkan badai Ida.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 55,96 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 35.399,84. Indeks S&P 500 naik 19,42 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 4.528,79. Indeks komposit Nasdaq meningkat 136,39 poin, atau sekitar 0,90 persen, menjadi 15.265,89.

Badai Ida menyebabkan terhentinya produksi minyak mentah di kawasan Teluk Meksiko, menyebabkan kerugian bagi berbagai perusahaan energi AS yang menjadi emiten Dow Jones.

Indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq sebaliknya terdongkrak penguatan saham sektor teknologi. Saham Apple Inc melambung 3,1 persen, sedangkan saham Microsoft, Amazon, dan Alphabet yang merupakan induk perusahaan Google masing-masing meningkat antara 0,9 persen sampai 2,5 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Oktober 2021 turun 0,2 persen menjadi US$1.816,50 per ons. Indeks dolar AS naik 0,02 persen menjadi 92,68.

Bursa saham Eropa minim pergerakan pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa berakhir datar, dengan tutupnya Bursa Efek London di Inggris seiring berlangsungnya libur perbankan.

Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 35,56 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 15.887,31.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 54,30 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 8.867,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 5,38 poin, atau sekitar 0,08 persen, menjadi 6.687,30.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3762 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1663 euro per pound.